Beranda Kriminalitas Oknum PNS Sekaligus Bidan Aborsi ke Pengadilan Tanpa Didampingi Pengacara

Oknum PNS Sekaligus Bidan Aborsi ke Pengadilan Tanpa Didampingi Pengacara

93
BAGIKAN

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Rencananya berkas perkara untuk kasus dugaan praktek aborsi Sri Mardiningsih alias Nengsih (48) warga Jalan SD 2, Sri Pemandang, Sungailiat akan dilimpahkan ke pengadilan awal pekan depan. Namun untuk proses hukum di pengadilan, Nengsih sejauh ini tidak didampingi penasehat hukum atas kehendaknya dan juga tidak ada pengajuan dari pihak keluarga.

“Tersangka Nengsih dilakukan penahanan dan tidak ada keinginan dari tersangka maupun keluarganya mengajukan penangguhan. Ia juga menolak untuk didampingi pengacara,” sebut Kepala Kejari Bangka melalui Kasi Pidum Retni Natalia Bya, Kamis (23/3/2017) di ruang kerjanya.

Dijelaskan Retmi, sejumlah barang bukti disertakan dalam kasus Nengsih antara lain obat-obatan untuk aborsi, sertifikat bidan, bercak darah, gunting, perban dan lainnya. Dalam perkara ini, Nengsih dijerat dengan pasal 194 Undang-Undang Nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan, Pasal 194 Undang-Undang kesehatan jo pasal 53 KUHP, pasal 349 KUHP jo pasal 348 KUHP dan pasal 299 KUHP.

“Dari ningsih diamankan juga barang bukti yang diserahkan ke kejaksaan berupa 15 buah obat tablet, alat- alat kedokteran, penjepit, cocor bebek, alat kuret, baskom, senter, 1 buah HP yang digunakan tersangka dalam melakukan perbuatannya,” ujar Retni.

Nengsih yang merupakan pegawai Dinas Kesehatan Kabupaten Bangka ini ditangkap pada awal tahun lalu ketika anggota polwan Polsek Sungailiat melakukan penyamaran untuk berpura-pura ingin melakukan aborsi. Setelah anggota polwan ke tempat praktek, Bidan Nengsih meminta tarif sebesar Rp 4 juta untuk melakukan aborsi tersebut, polisi kemudian langsung mengerebek dan menggeledah. (vna).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here