Beranda Fokus Berita KDRT dan Kekerasan Seksual Masih Tinggi Dialami Perempuan

KDRT dan Kekerasan Seksual Masih Tinggi Dialami Perempuan

36
BAGIKAN

SUNGAILIAT – Banyak bentuk kekerasan yang dialami perempuan, seperti kekerasan seksual, yakni pemaksaan hubungan seksual yang dilakukan terhadap orang yang menetap dalam rumah tangga, dan pemaksaan hubungan seksual terhadap salah seorang dalam rumah tangga dengan orang lain dengan tujuan komersial atau tujuan tertentu.

Selain itu juga adanya penelantaraan rumah tangga, psikis, pencabulan, dan perdagangan manusia. Perempuan sering mengalami kekerasan karena masih ada anggapan, bahwa perempuan itu merupakan makhluk yang lemah. Hal ini dikatakan Kasi Kelembagaan dan Penyedia Pelayanan Pemberdayaan Perempuan pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3) Kabupaten Bangka, Meyli Taurisia, Sabtu (18/3/2017) di Sungailiat.

“Sering terjadi hal itu dikarenakan perempuan termasuk anak, dianggap makhluk yang lemah baik secara fisik dan ekonomi, faktor pemahaman agama yang keliru, dan hukum adat yang lebih kuat. Selain itu faktor budaya atau persepsi masyarakat tentang kekerasan dan pandangan masyarakat tentang kedudukan perempuan masih menjadi pemicu kekerasan terhadap perempuan,” kata Meyli.

Dikatakannya, kekerasan terhadap perempuan ini hampir terjadi di seluruh dunia, dimana saja, dan tidak diakui sebagai pelanggar Hak Asasi Manusia. Untuk itu pihaknya dari bidang pemberdayaan perempuan DP2KBP3 berupaya keras untuk membuang stigma dan pendapat tersebut.

“Angka tingkat kekerasan terhadap perempuan dan anak yang sangat ini masih tinggi terus ditekan dengan kerjasama semua lintas sektoral, mulai dari pemerintah, kepolisian, pengacara, pengadilan, tenaga kesehatan, pekerja sosial, pembimbing rohani dan relawan pendamping juga. Selain itu juga melakukan bimbingan teknis ke semua stake holder terkait bidang pemberdayaan perempuan ini,” ujarnya.

Lebih lanjut ia katakan,‎ masih banyaknya permasalahan yang dihadapi oleh kaum perempuan terutama permasalahan diskriminasi gender di segala bidang maupun tingginya angka tingkat kekerasan terhadap perempuan, DP2KBP3 Kabupaten Bangka terus berupaya dan meningkatkan kesetaraan gender di segala aspek kehidupan.

Kedepan pihaknya dari DP2KBP3 Kabupaten Bangka sudah dan terus melakukan kegiatan untuk meningkatkan kualitas hidup perempuan seperti kegiatan peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat dan sejahtera atau P2WKSS, pengumpulan data dasar dari masing-masing sektor, kegiatan penyuluhan atau bimbingan teknis. Termasuk percepatan penuntasan wajib belajar pendidikan dasar sembilan tahun pemberantasan buta aksara, serta pendidikan karakter dan pekerti bangsa. (vna).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here