Beranda Kriminalitas Petani Riau Silip Dirampok 2 OTD

Petani Riau Silip Dirampok 2 OTD

49
BAGIKAN

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Kecamatan Riau Silip tidak aman. Pengendara motor sekaligus tukang kebun ditodong dengan senjata tajam saat melintas di jalan perkampungan Dusun Bedukang Desa Deniang Kecamatan Riau Silip oleh 2 Orang Tak Dikenal (OTD).

Kejadian berlangsung, Senin (13/3/2017) malam pukul 19.00 WIB menyebabkan Akhim (62) warga Kimhin Kelurahan Sinar Baru Kecamatan Sungailiat menderita kerugian materil.‎ Ini bermula saat Akhim dicegat 2 orang pelaku yang sampai sekarang belum diketahui identitasnya. Akhim dicegat ketika hendak pulang dari Dusun Bedukang dengan mengendarai sepeda motor Supra X 125 miliknya.

Akhim yang pulang dari kebun dihadang saat baru mengendarai motornya sekitar 40 meter dengan kayu sehingga berhenti. Kemudian dari arah belakangnya muncul laki-laki membekapnya. Tidak lama kemudian dari arah depan datang lagi seorang laki-laki lainnya
dan langsung merobek saku bagian belakang korban.

Kabag Ops Polres Bangka Kompol S. Sophian seizin Kapolres Bangka AKBP Sekar Maulana membenarkan kejadian ini. Korban yang ditodong dengan pisau dan dirobek saku celana menggunakan pisau akhirnya harus kehilangan uang senilai Rp 1,7 juta.

‎”Setelah mengambil uang korban,l pelaku tersebut merogoh kembali saku baju sebelah kiri yang dikenakan korban. Kemudian pelaku mengambil handphone merk Nokia warna hitam,” kata Sophian semalam (14/3/2017).

Akhim sempat berusaha melepaskan diri dari dekapan salah satu pelaku tersebut sehingga lengan kirinya mengalami luka goresan yang diduga akibat cengkraman kuku pelaku. Setelah itu Akhim melawan pelaku dengan mengambil sebatang kayu, kemudian pelaku langsung berlari meninggalkan korban. Usai kejadian Akhim kemudian menuju ke tempat temannya dan menyatakan ia baru saja menjadi korban perampokan.

“Kejadian ini telah dilakukan penyelidikan. Polsek Riau Silip telah mendatangi tempat kejadian perkara.m,” ujar Sophian. (vna).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here