Beranda Bangka Selatan Puskesmas Tiram Buka Klinik UBM, Gencar Kampanye Bahaya Merokok

Puskesmas Tiram Buka Klinik UBM, Gencar Kampanye Bahaya Merokok

75
BAGIKAN

TOBOALI – www.kabarbabel.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bangka Selatan (Basel) melalui Puskesmas Desa Tiram Kecamatan Tukak Sadai terus melakukan kampanye tentang bahaya merokok bahkan Puskesmas Tiram membuka Klinik Upaya Berhenti Merokok (UBM) bagi warga yang ingin berhenti merokok, Selasa (1/3/2017).

Ini dilatar belakangi keprihatinan tingginya angka perokok aktif di kalangan remaja dan semakin tinggi penyakit yang di akibat oleh perokok aktif dan pasif, Puskesmas Tiram membuka klinik upaya berhenti merokok. Klinik UBM ini akan di layani oleh tenaga konselor yang sudah dilatih oleh kemenkes yaitu saya sendiri dan 1 orang co konselor yaitu Puji Astuti amkep. Klinik konseling ini akan dibuka 2 hari dalam seminggu yaitu kamis dan sabtu

Kepala Puskesmas Tiram, dr Rudi Hartono mengatakan petugasnya terus melakukan upaya kampanye tentang bahaya merokok di tengah-tengah masyarakat di Kecamatan Tukak Sadai khususnya di Desa Tiram bahkan telah dibuka klinik konsultasi Upaya Berhenti Merokok (UBM).

“Dalam upaya kampanye bahaya merokok dan mendukung pelaksanaan UU Kesehatan Nomor 36 Tahun 2009, PP No 109 Tahun 2012 serta Perda No 9 Tahun 2015. Kepala Puskesmas dan seluruh staf Puskemas Tiram berkomitmen untuk menjadikan Puskesmas Tiram menjadi KTR (Kawasan Tanpa Asap Rokok) sesuai amanah dari ketiga peraturan tersebut,” tutur Rudi Hartono.

Dikemukakanya dalam rangka melaksanakan dalam melaksanakan KTR di Puskesmas Tiram, seluruh pegawai, pasien dan keluarga dilarang merokok dalam kawasan Puskesmas. Bagi pegawai, pasien dan keluarga yang merokok, kata Rudi, akan diberikan teguran sampai sanksi yang tegas sesuai aturan yang berlaku.

Selain itu, Puskesmas Tiram akan melakukan penyuluhan ke sekolah sekolah dan masyarakat di wilayah kecamatan Tukak Sadai yang akan dilaksanakan secara terus menerus dan rutin. “Kedepan, Puskemas Tiram mengharapkan sekolah – sekolah mewajibkan pemeriksaan kesehatan sebagai syarat masuk sekolah sehingga dapat di skrining sejak awal bagi perokok dikalangan remaja,” imbuhnya.

Pihaknya juga terus menyampaikan tentang bahaya merokok dan bahkan petugas puskesmas juga telah mengampanyekan bahaya merokok sejak dini mulai dari tingkat SD bahkan sampai tingkat SMA. “Bagi masyarakat yang hendak berhenti merokok bisa berkonsultasi ke Puskesmas Tiram dan tidak dipungut biaya alias gratis tapi harus menggunakan KTP Bangka Selatan,” Pungkasnya.

Sumber:
Dinas Kominfo Basel

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here