Beranda Bangka Tengah Pembangunan Jembatan Baskara Bhakti – Pedindang

Pembangunan Jembatan Baskara Bhakti – Pedindang

154
BAGIKAN

BANGKA TENGAH – www.kabarbabel.com, Kerusakan akhibat bencana banjir beberapa waktu yang lalu masih menyisakan pekerjaan rumah yang cukup banyak. Diantaran kerusakan akhibat musibah ini adalah terputusnya jembatan yang menghubungkan satu wilayah. Dengan terputusnya jembatan banyak aktivitas warga yang terganggu, karena harus menempuh jalan yang lebih jauh ataupun harus jalan dengan hati – hati karena melewati jembatan darurat yang terbuat dari kayu.

Bupati Bangka Tengah pada Selasa (14/2/2017) berkesempatan meletakkan batu pertama pembangunan jembatan di dua titik yaitu Desa Baskara Bhakti Kecamatan Namang dan Desa Pedindang Kecamatan Pangkalanbaru.

Akses kedua wilayah tersebut cukup dinanti oleh warga bahkan jembatan sementara yang berada di Desa Pedindang telah dua kali dibangun jembatan darurat yang roboh akhibat banjir. Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangka Tengah, Hasan Basri menjelaskan jembatan darurat ini dibangun oleh lintas agama secara bergotong royong untuk kepentingan bersama.

“Saya masih ingat betapa kerukunan warga terlihat pada saat gotong royong membangun jembatan darurat. Dan saya perlu ceritakan sedikit bagaimana sehingga kita mendapat bantuan dari Badan Nasional Penanggulangan Bancana (BNPB) pusat. Berawal dari langkah cepat bupati kita yang langsung menghadap deputi di BNPB dan melakukan presentasi atau paparan terhadap kerusakan yang terjadi akhibat bencana banjir beberapa waktu yang lalu. Sehingga Kabupaten Bangka Tengah memperoleh bantuan sebesar 15 milyar untuk membuat jembatan baru sebanyak 6 buah,” jelas Hasan Basri.

Sementara itu Bupati Bangka Tengah dalam sambutannya mengatakan, “Sudah menjadi kewajiban dan tanggung jawab saya sebagai seorang pemimpin untuk segera mengatasi masalah yang ada. Saya berharap agar warga ikut menjaga supaya bangunan jembatan ini terpelihara dan terjaga dengan baik, karena tidak sedikit biaya yang dikeluarkan untuk membangunnya lagi, ditambah karena faktor alam bentangan jarak jembatan ini semakin melebar dari ukuran semula,” ujar bupati.

“Nantinya Daerah Aliran Sungai (DAS) akan dibersihkan dan diperbaiki sehingga aman ketika curah hujan tinggi dan akan dipersiapkan lahan seluas 15 Ha guna menampung air sehingga diharapkan ketika curah hujan tinggi, lahan tersebut dapat menampung debit air yang banyak sehingga tidak membanjiri wilayah Bangka Tengah dan Pangkalpinang,” ujar bupati menambahkan.(www.bangkatengah.go.id).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here