Beranda Kriminalitas Selaku Bos SPBU, Sekwan Perintah Anak Buah Jual Solar Diatas HET

Selaku Bos SPBU, Sekwan Perintah Anak Buah Jual Solar Diatas HET

87
BAGIKAN

SUNGAILIAT – www.kabarbabel.com, Pemilik SPBU di Jalan Raya Riau Silip-Belinyu, Tomi Chandra alias Sekwa memberi intruksi anak buahnya menjual BBM subsidi jenis solar diatas HET (Harga Eceran Tertinggi). Pernyataan itu terungkap dalam sidang penyelewengan BBM yang menyeret Sekwan selaku terdakwa termasuk 2 terdakwa lainnya yang merupakan pengawas dan tukang nosel di SPBU miliknya.

Pada persidangan Selasa (7/2/2017), saksi yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) adalah anggota Polri Polda Babel, Bripka Rangga. Rangga ikut dalam tim saat melakukan penangkapan setelah mereka lebih dahulu melakukan penyelidikan sekitar 1 bulan.‎ ‎Penyelidikan yang dilakukan akhirnya membuahkan hasil.

Sekitar tanggal 7 Oktober 2016, 2 orang karyawan SPBU milik Sekwan sedang melakukan pengisian BBM jenis solar ke dalam tedmon. Tedmon tersebut dibawa menggunakan truk yang kemudian diakui merupakan truk rentalan.

“Saat penggerbekan, Hasan selaku pemegang nosel sedang melakukan pengisian BBM bersubsidi ke dalam tedmon. Budi selaku kuasa SPBU mengaku semua itu mereka lakukan atas perintah pemilik SPBU (Sknwan),” ujar Rangga.

Saat penangkapan ditemukan juga 3 buah tedmon yang terisi BBM bersubsidi jenis solar dengan total muatan 5000 liter. 3 tedmon tersebut masing-masing memiliki kapasitas 2000 liter, 2000 liter dan 1000 liter. Penjualan sesuai HET adalah Rp 5.150/liter, sementara solar yang dituangkan ke tedmon dijual Rp 5.700/liter.

‎Solar tersebut hendak dijual ke Asui warga Riau Silip, hanya saja saat dilakukan penggerbekan, Asui warga Riau Silip yang memesan BBM tersebut belum melakukan pembayaran kepada pihak terdakwa sehingga polisi hanya menjadikan Asui sebagai saksi saja dalam kasus ini. Majelis hakim sempat menanyakan mengapa Asui tidak dijadikan tersangka dalam kasus ini.

Sementara itu, JPU, Aditia Suleman dari Kajari Bangka juga menanyakan prihal BBM yang dijual diatas harga HET oleh terdakwa Sekwan serta seputaran barang bukti yang diamankan oleh penyidik Polda saat itu kepada saksi Rangga. Usai melakukan pemeriksaan terhadap Saksi Rangga, Ketua Majelis Surono menanyakan kepada terdakwa Sekwan terkait kesaksian yang diutarakan oleh saksi Rangga dimuka sidang.

Terdakwa Sekwan serta 2 terdakwa lainnya mengatakan tidak keberatan atas apa yang disampaikan saksi Rangga dalam sidang kemarin. Persidangan pun kembali ditunda sampai Selasa pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi lainnya. (vna).

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here